Langsung ke konten utama

Puisi "Bisa Saja"

 Bisa saja aku marah

Pada orang yang membuatku terluka

Tapi untuk apa?

Apakah aku akan menjadi bahagia?

Aku yakin sabar ku

Akan membawaku

Menuju janji Allah

Pahala dan surga

Allah maha mengetahui 

Allah maha penyayang

Allah maha Adil

Akan aku serahkan semua kepada pengadilan Allah

Semoga perasaan terluka ini bisa segera hilang

Digantikan dengan kebahagian

Bukan kah setelah hujan timbul pelangi

Bukan kah manusia hanya bisa berencana

Dan semua kembali kepada Allah

Apa yang menurutmu baik belum tentu baik untukmu

Apa yang menurut Allah baik sudah pasti baik untukmu

Maha Mengetahui Allah atas segala mahluk


Komentar

  1. Bagus. Seolah ada perasaan terpendam yang tak bisa terungkap, sehingga yang keluar hanya doa dan harapan, dengan emosi stabil dan relatif datar. Bisa dibayangkan seberapa besar 'marah' yang ditahan, yang memang menjadi pembuka puisi ini, menandakan hal tsb memang bagian besar dari cerita ini.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Spesial hari peringatan sumpah pemuda "Pelangi di ujung badai"

Pelangi diujung badai Matahari bersinar terang, burung-burung berkicau ria tepat pada tanggal 28 Oktober 1998, saat itulah Aku lahir tepat pada hari peringatan Sumpah Pemuda oleh karena itu Aku diberi nama Pemuda oleh Bapakku, walaupun aku lahir ditanggal 28 Oktober Aku tidaklah membawa kebahagiaan bagi kedua Orangtuaku, ya Ibuku meninggal pada saat melahirkan ku.  Dan Aku tidak terakhir sempurna seperti kebanyakan anak, Aku cacat fisik sejak lahir, Aku tidaklah memiliki sepasang kaki. Sejak kecil Aku di asuh oleh Kakekku, saat kebanyakan Anak mendapatkan kasih sayang dari kedua Orangtuanya, Aku hanya mendapatkan kasih sayang dari Kakekku, Bapak dari semenjak Aku lahir sudah meninggalkanku, untuk merantau ke Negeri seberang.  Sampai Aku menginjak remajapun tidak pernah ku lihat rimbanya. Hanya sejumlah uang dan surat yang datang setiap bulannya yang dapat membuat Aku yakin bahwa Bapak baik-baik saja. Kakek yang selalu memberikan motivasi kepadaku agar A...

Cerbung " Jejak Luka Part 7"

Hay udah lama gak upload cerita jejak luka, kemarin sibuk soalnya sama sakit sedihh kalau inget, ohh ya sebenernya udah ngetik sampai beres cerita jejak lukanya tapi kayanya lupa gak ke save, yahhh jadi harus ulangi lagiiii.... hem hem hem maaf jika chapter yang ini pendek .. btw selamat baca and happy great day Oh iya aku bawa cast pemeran jejak luka semoga suka salam sayang firaoh-fira Bastian  Justin  Rana Jejak Luka 7 “ Apa sudah ada perubahan?” tanya Bastian yang merupakan sahabat karib Justin. Justin mengelengkan kepalanya lemah menjawab pertanyaan Bastian. Semua saran yang telah di lontarkan oleh Bastian seakan terbuang percuma. “ Apa aku terlalu jahat Bastian?.” Pria bernama Sebastian Indrawan menggeleng pasti.   Dia cukup tahu kisah hidup Justin dengan Rana. Dan itu cukup membuat Bastian prihatin kepada istri sahabatnya Justin. Ia sempat mengira Rana akan pergi meninggalkan Justin dan mencari keb...